Betang Wilayah

TOPOGRAFI

Lingkungan Geografis Lingkungan geografasi areal pertanaman dan produksi Kopi Arabika Kalosi Enrekang terletak di lereng pegunungan Latimojong dengan ketinggian 1.000 m sampai 2.000 m dari permukaan laut, dan memiliki musim hujan dan musim kemarau. Lokasi tersebut termasuk dalam wilayah Kabupaten Enrekang dan terletak pada wilayah kecamatan Baraka, kecamatan Baroko, Kecamatan Masale, kecamatan Buntu Batu dan kecamatan Bungin.

Faktor Alam (Geomorfologi) Kabupaten Enrekang

Kawasan Enrekang terletak di utara Provinsi Sulawesi Selatan, di daerah tropis, di garis lintang antara 3º 14’ 38”, 3 50’ 00” LS dan 119º 40’ 53” – 120º 06’ 33” BT. Menempati daerah bagian lereng barat formasi Latimojong.

 Berdasarkan morfologinya, kabupaten Enrekang didominasi oleh perbukitan dan pegunungan dengan lereng yang curam. Geomorfologi Enrekang sebagian besar berupa dataran tinggi di Punggung Pegunungan Latimojong berumur kapur akhir.

Tanahnya terbentuk dari batuan sediman, metamorf dan batuan gunung api, yang terdiri dari satuan morfologi ;

  1. Brow Forest Soil terdapat di wilayah kecamatan Maiwa (perbatasan Kabupaten Enrekang dengan Kabupaten Pinrang).
  2. Mediteranian coklat keabu-abuan terdapat di wilayah Kecamatan Alla, Kecamatan Anggeraja, kecamatan Baraka dan Kecamatan Enrekang.
  3. Mediteranian coklat terdapat di wilayah kecamatan Anggeraja dan kecamatan Alla.
  4. Podsolik coklat dengan bahan induk Tufa Volkan terdapat di wilayah Kecamatan Enrekang dan kecamatan Maiwa.
  5. Podsolik coklat dengan bahan induk batuan pasir serfik dan tufa terdapat di wilayah Kecamatan Anggeraja, Kecamatan Baraka dan Kecamatan Enrekang.
  6. Podsolik kekuningan dengan bahan induk seksis terdapat di wilayah Kecamatan Maiwa, kecamatan Baraka dan kecamatan Alla.
  7. Podsolik merah kekuningan dengan bahan induk batu pasir terdapat di wilayah kecamatan Maiwa.
  8. Podsolik violet dengan bahan induk serpih dan batu pasir terdapat wilayah Kecamatan Maiwa, Kecamatan Baraka dan Kecamatan Alla.

Topografi wilayah Kabupaten Enrekang terdiri atas dataran tinggi yang terletak pada bagian Barat, Timur, Selatan dan Utara meliputi Kecamatan Alla, Curio, Anggeraja dan Malua, sedang dataran rendah terhampar pada bagian tengah, yang meliputi Kecamatan Enrekang dan sebagian Kecamatan Maiwa.

 Sebagian besar kabupaten Enrekang ditempati morfologi perbukitan yang dilalui cabang-cabang sungai dari DAS Saddang Secara keseluruhan kondisi geografis dan topografi ini berkaitan langsung dengan potensi pengembangan perkebunan kopi Enrekang.

Berdasarkan data statistik Kabupaten Enrekang tahun 2011, Kabupaten Enrekang memiliki 14 komoditi perkebunan, yaitu kopi arabika, kkao, lada, vanili, cengkeh, kelapa, jambu mete, kemiri, pala, aren, kapok, kayu manis, nilam dan tembakau dengan total luas areal mencapai sekitar 32.000 ha. Dari luasan tersebut kopi arabika merupakan komoditi yang terluas dengan total areal mencapai 11.949 ha.

 

Comments are closed.

Created with Visual Composer
%d blogger menyukai ini: